Skip to content

indy pake kas sendiri tuk MAJU : 121009

Oktober 11, 2009

12/10/2009 – 06:44
Prediksi IHSG
Beli INDY dan SDRA!
Natascha & Asteria

(inilah.com /Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta – Awal pekan ini, Senin (12/10), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melemah, meskipun terbatas. Saham yang disarankan adalah INDY dan SDRA.

Hedge fund Asia, Vier Jamal memprediksi IHSG masih akan melanjutkan pelemahan. Namun koreksi ini akan tertahan di level support kuat 2.450. “IHSG pekan ini masih menunjukkan adanya koreksi minor. Bukan reversal, tapi retracement,” katanya kepada INILAH.COM.

Berdasarkan analisa tenikal, IHSG saat ini berada dalam tren bearish retracement, yaitu harga reversal sementara yang mengindikasikan perubahan dalam trend panjang. Ini berarti, trader-trader kecil berpotensi untuk menguat. “IHSG pun bisa naik lagi ke level 2.500. Ini adalah pola yang umum terjadi pada bulan-bulan Juli, Agustus, September, dimana IHSG akan naik tajam,”paparnya.

Menurut Vier, ada potensi penguatan bursa yang berasal dari saham komoditas dan perbankan.

Salah satu saham yang direkomendasikan adalah PT Indika Energy (INDY). Hal ini terkait upaya penggodokan kontrak ekspor dengan salah satu perusahaan asal India. “Kontrak ini mengindikasikan adanya peningkatan produksi batubara ke depannya,” ujarnya.

INDY kini tengah bernegosiasi masalah harga dan lama kontrak penjualan batubara. Batubara yang akan dipasok berasal dari anak usaha INDY, yaitu PT Kideco Jaya Agung. Sentimen positif lain berasal dari kas perseroan yang mencapai US$ 270 juta.

Rencananya, INDY akan menggunakan dana tersebut untuk pengembangan core bisnis perseroan seperti pembangkit listrik, pertambangan, serta kontraktor migas dan tambang. Perseroan kabarnya membentuk konsorsium dengan Korea Electric Power Corporation (Kepco) dan Capital Group Companies.

Sedangkan Vier juga merekomendasikan saham perbankan, meskipun bukan berasal dari saham berkapitalisasi besar. Hal ini mengingat harganya yang sudah terlalu mahal . Saham pilihannya adalah PT Bank Himpunan Saudara 1906 (SDRA), terkait rencana penambahan modal dari Bank Pembangunan Asia (ADB). “Saham ini masih menarik dengan target harga diperkirakan bisa mencapai Rp450,” katanya.

Namun, penguatan bursa Wallstreet dapat menjadi penahan koreksi IHSG lebih lanjut. Akhir pekan lalu, bursa AS berakhir menguat, dipicu sentimen positif dari laba kuartal tiga emiten-emiten, serta melesatnya saham-saham teknologi.

Indeks Dow Jones naik 78.07poin (0.80%) ke level 9,864.94, level tertinggi untuk tahun ini. Sedangkan indeks S&P 500 naik 6.01 poin (0.56%) ke level 1,071.49 dan Nasdaq naik 15.35 poin (0.72%) ke level 2,139.28.

Pada perdagangan Jumat (9/10), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 10,117 poin (0,41%) ke level 2.474,401. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia mencatat volume transaksi sebesar 3.071 juta lembar saham, senilai Rp 3,910 triliun, dengan frekuensi mencapai 81.043 kali. Sebanyak 71 saham naik, 89 saham turun dan 94 saham stagnan.

Beberapa emiten yang melemah antara lain PT Resources Alam (KKGI) turun Rp 650 ke level Rp 2.000, PT Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 600 menjadi Rp 23.250, PT Astra International (ASII) turun Rp 300 ke Rp 33.550.

Sementara saham PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.550, PT London Sumatra (LSIP) melemah Rp 100 di posisi Rp 7.850 dan PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 menjadi Rp 2.625.

Sedangkan emiten-emiten yang menguat antara lain PT Gudang Garam (GGRM) naik Rp250 menjadi Rp 14.100, United Tractor (UNTR) naik Rp 100 menjadi Rp 15.500, Unilever (UNVR) naik Rp 100 menjadi Rp 11.000, PT Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 50 menjadi Rp 4.750, dan PT Medco Energi (MEDC) naik Rp 75 menjadi Rp 3.125. [mdr

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: