Skip to content

maseh soal pasokan indy ke indi——-a : 111009

Oktober 11, 2009

INDY: Bidik Kontrak Pasok Batubara Baru, Untuk Perusahaan India
Jumat, 09 Oktober 2009 13:25 WIB

(Vibiznews – Stocks) Emiten tambang batubara, PT Indika Energy tbk (INDY) saat ini sedang membidik kontrak penjualan batubara ke salah satu perusahaan asal India. Perseroan saat ini kabarnya sedang bernegosiasi masalah harga dan lama kontrak.

Batubara yang akan dipasok berasal dari anak usaha INDY, yaitu PT Kideco Jaya Agung, namun perusahaan belum menungkap perusahaan yang menjadi calon pembeli. Sebagai informasi tambahan, kas INDY saat ini mencapai US$ 270 juta

Kas INDY yang tersisa rencananya akan digunakan untuk pengembangan core bisnis perseroan seperti pembangkit listrik, pertambangan, serta kontraktor migas dan tambang. Perseroan kabarnya membentuk konsorsium dengan Korea Electric Power Corporation (Kepco) dan Capital Group Companies.

Analis Vibiz Research unit dari Vibiz Consulting melihat kinerja INDY semester I lalu kurang cemerlang. Laba bersih Semester I 2009 INDY tercatat turun 34% menjadi Rp 360,5 miliar. Namun dengan tambahan kontrak baru kali diharapkan mampu menggenjot kinerja semester II perseroan.

(Nanda Sitepu/NS/vbn)
11/10/2009 – 11:21
Indika Energy Bidik Kontrak Batubara ke India

(inilah.com /Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta – PT Indika Energy tbk (INDY) saat ini sedang membidik kontrak penjualan batubara ke salah satu perusahaan asal India. Perseroan saat ini kabarnya sedang bernegosiasi masalah harga dan lama kontrak.

Batubara yang akan dipasok berasal dari anak usaha INDY, yaitu PT Kideco Jaya Agung, namun perusahaan belum menungkap perusahaan yang menjadi calon pembeli. Sebagai informasi tambahan, kas INDY saat ini mencapai US$ 270 juta, demikian seperti dikutp dari sebuah situs ekonomi nasional.

Kas INDY yang tersisa rencananya akan digunakan untuk pengembangan core bisnis perseroan seperti pembangkit listrik, pertambangan, serta kontraktor migas dan tambang. Perseroan kabarnya membentuk konsorsium dengan Korea Electric Power Corporation (Kepco) dan Capital Group Companies.

Kinerja INDY semester I lalu kurang cemerlang. Laba bersih Semester I 2009 INDY tercatat turun 34% menjadi Rp 360,5 miliar. Namun dengan tambahan kontrak baru kali diharapkan mampu menggenjot kinerja semester II perseroan.

Pada perdagangan pekan lalu,s aham INDY ditutup stagnan di Rp 2.475 yang sempat menembus level terendah di Rp 2.425. Saham INDY diperdgangkan dengan volume 13.085 unit saham senilai Rp 16,068 miliar sebanyak 341 kali transaksi. [hid]

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: