Skip to content

harga batu item penentu daya tahan indy : 171009

Oktober 17, 2009

Sabtu, 17/10/2009 01:38 WIB

Batu bara ikut harga internasional

oleh :

JAKARTA: Pemerintah akan menggunakan harga batu bara di pasar internasional sebagai patokan penetapan harga di dalam negeri.

Skema itu ditetapkan terkait dengan rencana kewajiban pasok batu bara domestik (domestic market obligation/DMO) 2010 sebesar 75 juta ton.

Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral, Batu Bara, dan Panas Bumi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Witoro Soelarno mengatakan sebelumnya besaran DMO yang diusulkan itu mencapai 78 juta ton untuk 2010, tetapi yang disetujui oleh Menteri ESDM (Purnomo Yusgiantoro) sebesar 75 juta ton.

Penetapan itu telah disesuaikan dengan estimasi kemampuan produksi dan kebutuhan batu bara di dalam negeri dengan tujuan untuk memberikan jaminan keamanan pasokan kebutuhan batu bara yang semakin meningkat.

“Memang nantinya harga batu bara akan ditetapkan oleh pemerintah, tetapi dengan pertimbangan harga pasar. Harga batu bara DMO tetap mengacu pada harga internasional,” ujarnya kemarin.

Menurut dia, penetapan DMO batu bara itu masih bersifat umum karena departemen ESDM belum menetapkan besaran volume untuk setiap perusahaan tambang yang ada.

Witoro mengakui pihaknya masih melakukan kajian dan perhitungan untuk penetapan DMO setiap perusahaan tambang di dalam negeri.

Hanya saja, dia menambahkan, ketetapan DMO itu diharapkan bisa menjamin keamanan pasokan batu bara di dalam negeri seiring dengan peningkatan kebutuhan bahan bakar pembangkit listrik PLN.

Sebelumnya, Direktur Pembinaan Pengawasan Batu Bara dan Mineral Ditjen Mineral, Batu Bara, dan Panas Bumi Departemen ESDM Bambang Gatot Ariyono mengatakan rencana penetapan besaran pasok batu bara di dalam negeri itu seiring dengan peningkatan produksi tahun depan yang mencapai 250 juta ton atau naik dibandingkan dengan tahun ini sebesar 230 juta ton.

Tidak merugikan

Menurut dia, rencana penetapan pasokan batu bara dalam negeri itu tidak akan merugikan perusahaan tambang nasional karena produksi tahunan juga terus ditingkatkan.

Berdasarkan data ESDM, pemerintah telah merencanakan peningkatan produksi batu bara setiap tahunnya mulai 2010. Bila pada 2010 produksi batu bara nasional ditargetkan sebesar 250 juta ton, pada 2014 diharapkan produksinya mencapai 309 juta ton.

Bambang mengatakan rencana peningkatan target produksi batu bara nasional sejalan dengan peningkatan kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik PLN. (12)

Bisnis Indonesia

bisnis.com

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: