Skip to content

pemilik mo manuver dulu pre-ipo … 011209

Desember 1, 2009

Recapital Kaji Ulang IPO Berau Coal
01/12/2009 08:40:07 WIB
Oleh Jauhari Mahardhika

JAKARTA, INVESTOR DAILY
Recapital Advisors akan mengkaji ulang rencana penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham Berau Coal, menyusul akuisisi 90% saham produsen batubara terbesar kelima di Tanah Air tersebut.

“Kami mengkaji kembali rencana IPO itu. Tapi, IPO tetap menjadi salah satu alternatif,” kata CEO Recapital Advisors Rosan P Roslani kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (30/11).

Recapital belum bisa mengungkapkan jumlah saham dan target dana dari hasil IPO saham Berau Coal. Kepastian mengenai rencana itu akan ditentukan pada Januari 2010.

Sementara itu, Bahana Securities selaku penjamin emisi saham Berau Coal belum mendapat pemberitahuan lanjutan soal rencana IPO. “Belum ada pembicaraan resmi. Tapi kalau Recapital seperti itu (mengkaji ulang), ya begitulah adanya,” jelas Dirut Bahana Securities Eko Yuliantoro.

Sebelumnya, PT Armadian Tritunggal selaku pemilik Berau Coal dikabarkan berniat melepas sekitar 20% saham kepada publik pada Desember 2009. Target dana dari hasil go public itu sekitar Rp 2-3 triliun. Armadian telah menunjuk Bahana Securities sebagai penjamin emisi.

IPO Berau Coal akan menggunakan perusahaan induk (holding) yang dibentuk khusus untuk go public. Hal itu sesuai ketentuan yang berlaku pada perusahaan penghasil batubara.

Namun, rencana IPO tersebut bakal mundur. Sebab, Recapital masih diberi waktu sampai akhir Desember 2009 untuk merampungkan transaksi pembelian Berau Coal secara tunai kepada Armadian Tritunggal, perusahaan investasi yang dikendalikan Rizal Risjad, putra konglomerat Ibrahim Risjad.

Recapital telah menandatangani perjanjian jual beli saham (SPA) dengan Armadian pada 27 November 2009 terkait akuisisi mayoritas saham Berau Coal. Nilai akuisisi dikabarkan mencapai US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 14,25 triliun.

Namun, belum ada konfirmasi resmi mengenai soal harga akuisisi tersebut. Rosan Roslani hanya menegaskan bahwa akuisisi Berau Coal merupakan transaksi yang paling menantang bagi Recapital.

Recapital telah menyingkirkan beberapa calon pembeli Berau Coal, yaitu PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Quattro Inti Investama, dan Banpu PCL, induk usaha PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dengan nilai penawaran di atas US$ 1 miliar.

Adapun calon pembeli lain yang sebelumnya disebut-sebut berniat membeli Berau adalah Huaneng Power International Inc, Siam Cement, serta Peabody Energy dan Xstrata Plc. Namun, beberapa perusahaan mundur dari penawaran.

Sebagai pemenang, Recapital akan meningkatkan nilai bisnis Berau Coal. Recapital juga tengah mengincar beberapa perusahaan tambang batubara untuk diakuisisi pada 2010. Perseroan sedang bernegosiasi dengan para pemegang saham.

Ke depan, jika perusahaan yang diakuisisi itu prospektif, Recapital akan mempertahankan kepemilikan sahamnya. Namun, Recapital sebagai perusahaan investasi tetap membuka peluang untuk menjual saham perusahaan-perusahaan tersebut kepada investor baru nantinya.

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: