Skip to content

royalti bwat kontraktor tambank … 060110

Januari 6, 2010

06/01/2010 – 19:03
Pembayaran Royalti Batu Bara
Tunggu Fatwa Kejagung
Rosdianah Dewi

INILAH. COM, Jakarta – Direktur Jenderal Kekayaan Negara Departemen Keuangan Hadiyanto, mengatakan Departemen Keuangan masih menunggu fatwa Jaksa Agung atas pembayaran royalti batubara kepada kontraktor tambang.

“Masih menunggu fatwa Jaksa Agung,” ujarnya di Gedung Departemen Keuangan, Jakarta Rabu (6/1).

Ia mengatakan, lamanya permohonan fatwa itu karena terdapat perbedaan rekomendasi antara Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan Departemen Keuangan.

Selain itu, lanjut dia, berdasarkan rekomendasi ESDM dan BPKP selama ini adalah pemerintah diharapkan membayar kekurangan pajak restitusi secara langsung. Namun, lanjutnya, dalam postur APBN tidak boleh menggunakan prosedur seperti itu. Kontraktor harus membayar terlebih dahulu barulah pemerintah mengganti kekurangan kepada kontraktor.

“Dalam postur APBN kita disusun secara bruto jadi royaltinya dibayar dulu, baru kurangnya dibayar pemerintah. Dalam mekanisme APBN tidak bisa langsung bayar kekurangan,” jelas Hadiyanto.

Hadiyanto menambahkan, permohonan mengenai pembayaran batu bara ini sudah diajukan minggu lalu ke Kejaksaan Agung dan kini masih menuunggu fatwanya. [san/cms]

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: