Skip to content

moody’s is in the mood … 170610

Juni 17, 2010

Pertumbuhan perusahaan batu bara RI bagus
Kamis, 17/06/2010 19:08:15 WIBOleh: Wisnu Wijaya
JAKARTA (Bisnis.com): Lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service menyatakan perusahaan tambang batu bara Indonesia yang telah diperingkat berada pada level pertumbuhan yang cukup baik tahun depan.

“Kami optimis terhadap sektor ini seiring dengan stabilnya pertumbuhan permintaan, biaya produksi yang rendah, belanja modal yang tertata dengan baik, dan likuiditas yang solid,” ujar Laura Acres, Wakil Presiden Moody dan penulis laporan terbaru mengenai perusahaan batu bara, yang diperoleh Bisnis.com malam ini.

Perkembangan positif ini juga diimbangi oleh kemungkinan risiko (seperti penurunan peringkat obligasi), konsenterasi aset, dan pertimbangan mengenai pasar negara berkembang.

Perusahaan tambang batu bara di Indonesia berhasil keluar dari krisis finansial relatif tanpa cela karena kondisi keuangan yang kuat dan didukung oleh struktur biaya yang rendah, naiknya produksi, dan likuiditas neraca yang kuat.

“Lagipula, kami yakin permintaan akan batu bara untuk bahan bakar pembangkit listrik [thermal] dari konsumen-konsumen kunci di Asia seperti India dan China akan terus menguat karena kawasan tersebut terus berindustrialisasi,” lanjut Acre.

Moody’s juga yakin bahwa pemerintah akan mempertahankan dukungan mereka terhadap perusahaan tambang karena pentingnya industri tersebut dalam ekonomi Indonesia khususnya sebagai sumber energi dan pendapatan.

Beberapa perusahaan tambang yang lebih besar bahkan sudah mengembangkan rencana untuk meraih kendali yang lebih besar atas rangkaian produksi batu bara mereka. Perusahaan ini juga berencana untuk menggandakan produksi mereka dalam beberapa tahun mendatang.

“Namun kami rasa persyaratan pembelanjaan modal akan tetap tertata dengan baik,”lanjut Acres.

Seiring dengan selesainya tawaran kontrak berharga rendah pada H1 2009, Moody’s memprediksi peningkatan kondisi finansial akan terus berlanjut pada periode menengah.

Hal ini juga dimotori oleh stabilisasi harga dan meningkatnya produksi walaupun peningkatan kondisi metric finansial tidak akan cukup untuk mendorong peringkat perusahaan menjadi level investasi.

“Ini terjadi karena perusahaan tambang batu bara Indonesia kekurangan diversifikasi geografis,” tambah Acres seraya menambahkan bahwa jenis komoditas yang diproduksi oleh perusahaan tambang Indonesia juga cukup terbatas dan lebih banyak memproduksi batu bara thermal. (t02/wiw)

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: