Skip to content

batuitem ke China disesuaikan … 060710

Juli 6, 2010

Senin, 05/07/2010 17:30:25 WIB
China akan pangkas impor batu bara
Oleh: Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): China akan mengurangi impor batu bara setelah pada tahun lalu menjadi net importir sehingga berpotensi memukul harga di pasar global.

China sudah menjadi net importir batu bara sejak 2009 yakni membeli 126 juta ton dari luar negeri untuk memenuhi permintaan dari produsen baja dan sumber daya listrik yang meningkat, menurut data Bea Cukai China seperti dikutip Bloomberg.

Saat ini, penggunaan batu bara untuk sumber listrik berkurang dan pemerintah menetapkan harga untuk batu bara dari tambang lokal.

“Pasar batu bara di China saat ini tampaknya lebih tepat dikatakan bearish ketimbang bullish. Harga domestik yang lebih rendah akan membuat bearish harga batu bara global,” kata Richard Morse, peneliti pasar Stanford University di Stanford, California hari ini.

China Coal Transport and Distribution Association menyebutkan harga batu bara di pasar spot Qinhuangdao, pelabuhan bahan bakar terbesar di China, berada di level US$111,48 per ton pada 28 Juni, pada awal tahun harga di level US$83,79 per ton. Harga pada 2009 rata-rata di level US$109,26 per ton.

Batu bara di Richards Bay Afsel di level US$91,51 per ton pada 25 Juni, sedangkan pada tahun lalu rata-rata di level US$73,10 per ton pada tahun lalu, menurut indeks HIS McCloskey.

Persediaan di utilitas China naik hingga setara dengan konsumsi 18 hari, sedangkan pada dua bulan lalu hanya mampu memenuhi konsumsi tujuh hari, menurut data Australia and New Zealand Banking Group Ltd.

International Energi Administration AS dalam situs resminya menyatakan konsumsi energi global bertumbuh 49% pada periode 2007-2035. Kenaikan terbesar disumbang negara-negara di Asia dan Timur Tengah, khususnya China dan India menyumbang kenaikan sebesar 85%.

Penurunan impor China ini akan memukul produsen di Afsel, Kolombia, AS dan Kanada. Keempat negara ini berkontribusi 11% akan pasokan ke China dalam lima bulan pertama 2010, sedangkan pada 2009 hanya 3,7%.

Harga kontrak batu bara di Eropa turun hingga terendah sepekan pada 2 Juli, dengan harga untuk pengiriman ke Amsterdam, Rotterdam atau Antwerp untuk jangka pengiriman tahun depan, turun 2,2% menjadi US$99 per ton. Harga di Newcastle Australia, pelabuhan ekspor bahan bakar terbesar di dunia, turun 3,1% menjadi US$97,31 pada pekan yang berakhir 25 Juni.

“Dampak langsung dari berkurangnya impor China ini adalah pada prospek makro ekonomi. Harga baru bara domestik akan turun setelah September, yakni pasca musim panas,” kata David Fang, direktur China Coal Transport and Distribution Association in Beijing.

Kolombia dan Afsel memasok 3,8 juta ton batu bara ke China periode lima bulan pertama 2010, sedangkan pada tahun lalu tidak ada. AS dan Kanada memasok 3,77 juta ton, atau naik 1,22 juta ton dari tahun lalu.

AS sendiri, menurut data EIA, produksi batu bara berpotensi turun 1,8% tahun ini ketika permintaan domestik dan ekspornya meningkat, sedangkan impor rendah. Namun pada 2011, produksi berpotensi naik 3,8% untuk memenuhi pertumbuhan konsumsi.

Konsumsi batu bara AS, dengan permintaan terbesar untuk pembangkit listrik, diproyeksikan bertambah 3,9% tahun ini. Kenaikan ini dipicu bertambahnya permintaan sambungan listrik.

Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika Indonesia menyatakan akan terjadi hujan deras dan badai untuk sepekan yang dimulai Selasa, 6 Juli, di wilayah produsen batu bara dan timah yakni Bangka Belitung dan Kalimantan. Dengan demikian akan merusak produksi di wilayah tersebut.

Bangka Belitung merupakan produsen utama timah di Indonesia sedangkan Kalimantan wilayah produksi batu bara utama.

Asosiasi Pengusaha Batu Bara Indonesia menyatakan produksi diproyeksikan bertumbuh 7% menjadi 320 juta ton tahun ini dipicu meningkatnya permintaan dari India dan China.(yn)

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: