Skip to content

batu item punya gas … 210910

September 21, 2010

Teknologi gasifikasi batu bara dikembangkan
OLEH NURBAITI Bisnis Indonesia

JAKARTA: Asosiasi Pengusaha Batu Bara Indonesia(APBI) bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Batu Bara China (China Nasional Coal Association/CNCA) untuk mengembangkan teknologi gasifikasi batu bara.
Asosiasi Pengusaha Batu Bara Indonesia(APBI) bersinergi dengan Asosiasi Pengusaha Batu Bara China (China Nasional Coal Association/CNCA) untuk mempererat hubungan kerja sama di bidang lingkungan, teknik, dan bisnis batu bara.

Kerangka kerja sama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang ditandatangani oleh Ketua Umum APBI Bob Kamandanu dan Ketua CNCA Wang Xianzheng.

“Adanya kerja sama ini, mereka [produsen China] akan datang, dan perusahaan-perusahaan yang mempunyai teknologi tinggi itu akan berinvestasi di sini serta memproses batu bara kita menjadi bernilai tambah tinggi,” ujar Ketua Umum APBI Bob Kamandanu kemarin.

Salah satu bentuk kerja sama itu a.l.

memperkenalkan dan memfasilitasi teknologi batu bara bersih (clean coal technologies/CCT), gasifikasi batu bara (coal gasification) dan batu bara yang dikonversi menjadi bentuk cairan (liquefaction). APBI sebelumnya juga pernah meneken nota kesepahaman CNCA untuk mempererat hubungan bisnis dua negara pada 2005.

Gasifikasi batu bara adalah proses mengubah batu bara dari bahan bakar padat menjadi bahan bakar gas. Dengan mengubah batu bara menjadi gas, material yang tidak diinginkan yang terkandung dalam batu bara, seperti senyawa sulfur dan abu, dapat dihilangkan dari gas dengan menggunakan metode tertentu.

Melalui cara ini, dapat dihasilkan gas

bersih dan bisa dialirkan sebagai sumber energi.
Kerja sama dengan asosiasi yang menaungi produsen batu bara China itu juga diharapkan bisa meningkatkan industri batu bara nasional, terutama dalam hal permintaan pasar dan berbagi teknologi.
Konsumen terbesar Dia menilai hingga kini China masih menjadi konsumen terbesar batu bara setelah India, yang tingkat kebutuhannya terus meningkat. Namun, pasar batu bara China memiliki kelemahan akibat ketidakkonsistenan negara tersebut terhadap volume permintaan.

Dari sisi teknologi, lanjut dia, China sudah berpengalaman meng-upgrade maupun mengonversi batu bara menjadi bahan bakar yang bermutu tinggi dan ramah lingkungan sehingga mengurangi emisi gas rumah kaca. Sementara itu, kualitas batu bara Indonesia di masa mendatang semakin berkalori rendah.

Menurut dia, bila produsen batu bara Indonesia hanya memasarkan batu bara berkalori rendah, selain tidak akan membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, juga tidak mampu bersaing di pasar internasional sehingga nilai jualnya menjadi tidak ekonomis.

Bob menjelaskan produsen batu bara yang berada di berbagai negara lainnya sudah lebih dulu memikirkan dampak buruk yang diakibatkan oleh pembakaran batu bara karena masih dibutuhkan sebagai bahan bakar.

Ruang lingkup kerja sama antara APBI dan CNCA dalam MoU ini antara lain pertukaran informasi, di mana kedua asosiasi sepakat bertukar publikasi tentang riset batu bara, aktivitas pengembangan batu bara dan teknologi keamanan.

Selain itu, kerja sama dalam perumusan proyek. Kedua belah pihak bekerja sama lebih dekat dalam rangka perumusan proyek kerja sama berbasis komersial di beberapa bidang terkait.

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: