Skip to content

batubara diminta, indy diminati bareng bumi n adro … 300910

September 29, 2010

30/09/2010 – 06:13
Ada Peluang Saham Batubara & CPO
Asteria

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia Kamis (30/9) masih akan berfluktuasi. Namun, investor bisa memilih saham dari sektor tambang dan perkebunan CPO.

Pardomuan Sihombing dari Recapital Securities memprediksikan, pola pergerakan IHSG masih berfluktuasi, sama seperti perdagangan kemarin. Dimana pagi membentuk level tertinggi baru, diikuti profit taking pada sore harinya. “Trading masih berlaku hari ini,” ujarnya kepada INILAH.COM.

Menurutnya, pasar saat ini melakukan trading jangka pendek. Hal ini untuk mengantisipasi inflasi September yang secara bulanan turun, meski secara tahunan kemungkinan masih naik. Dengan peluang profit taking, IHSG akan membentuk level dasar yang kuat di 3.400. “Situasi ini bisa dimanfaatkan pasar sebagai momentum untuk melakukan pembelian lagi,” katanya.

Saat ini, valuasi saham ‘big cap’ sudah tinggi, terutama dari sektor perbankan dan consumer good. Domu pun melihat potensi peralihan investor ke saham lapis dua. Namun, di tengah risiko inflasi tahunan yang terus naik hingga akhir tahun, Ia merekomendasikan investor mencermati saham kapitalisasi besar yang masih tertekan harganya.

Saham pilihan Domu berasal dari sektor tambang batubara dan perkebunan, yang memiliki karakter hampir sama. Kedua sektor ini diprediksi akan terdongkrak sentimen kenaikan harga komoditas pada kuartal empat 2010, akibat turunnya performa produksi dan penjualan.

Cuaca yang memburuk dan kendala infrastruktur Australia, menjadikan Indonesia sebagai satu-satunya produsen batubara thermal yang diandalkan dunia. Hal ini terjadi di tengah meningkatnya permintaan dari China dan India. “Kondisi ini pun akan mengerek harga batubara naik,” paparnya.

Demikian pula harga CPO yang akan naik, terdorong peningkatan permintaan menjelang musim dingin, di tengah terbatasnya pasokan akibat faktor cuaca. Pilihan untuk saham batubara adalah PT Bumi Resources (BUMI), Adaro Energy (ADRO) dan Indika Energy (INDY). Sedangkan dari sektor perkebunan adalah PT Astra Argo Lestari (AALI) dan Sampoerna Agro (SGRO).

Pada perdagangan Rabu (29/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 22,757 poin (0,65%) ke level 3.495,464. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia sangat ramai, dimana volume transaksi tercatat 7,445 miliar lembar saham, senilai Rp6,019 triliun dan frekuensi 176.382 kali.

Sebanyak 145 saham naik, 97 saham turun dan 65 saham stagnan. Penguatan bursa masih didukung aksi beli asing yang mencatatkan nilai transaksi beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp24 miliar. Dimana transaksi beli lebih besar mencapai Rp1,472 triliun dan transaksi jual Rp1,447 triliun. [nat/mdr]

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: