Skip to content

340 juta TON @2011 … 251010

Oktober 25, 2010

APBI menargetkan produksi total batu bara pada 2011 mencapai 340 juta ton atau naik 9,67% dibandingkan dengan target tahun ini 310 juta ton.
Berbeda dengan itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan produksi batu bara nasional pada 2011 hanya mencapai 326,65 juta ton. Target pemerintah ini sesuai dengan Lampiran I Keputusan Menteri ESDM No.

2360 K/30/MEM/2010 tentang Penetapan Kebutuhan dan Persentase Minimal Penjualan Batu Bara untuk Kepentingan Dalam Negeri 2011.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Batu Bara Indonesia (APBI) Bob Kamandanu mengungkapkan peningkatan target produksi batu bara nasional pada tahun depan itu lebih banyak disumbang oleh perusahaan tambang skala besar, yang diperkirakan naik 5%-6% dibandingkan dengan 2010.

“Tahun depan itu kami yakin produksi [batu bara] bisa sekitar 340-an juta ton karena growth
perusahaan yang besar-besar saja meningkat 5%-6% sudah ada,” tuturnya pekan lalu.

Lagi pula, dia menambahkan pertumbuhan perusahaan tambang batu bara berskala kecil juga meningkat sehingga memberikan kontribusi terhadap pencapaian produksi komoditas tambang itu pada tahun depan.

“Produksi batu bara tahun depan itu juga dikarenakan adanya penambahan perusahaan
tambang baru yang kecil-kecil.” Terkait dengan pencapaian produksi tahun ini, Bob mengatakan APBI mencatat realisasi produksi batu bara hingga September sudah mencapai sekitar 260 juta ton. Atas dasar tersebut, APBI meyakini pencapaian produksi batu bara nasional bisa melebihi angka 310 juta ton sampai akhir 2010.

“Sekarang saja, produksi sudah mencapai 260 juta ton, keli
hatannya sampai akhir tahun bisa melebihi angka 310 juta ton,” ujar Bob.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Sukrisno tetap meyakini target produksi batu bara 12,5-13 juta ton pada tahun ini bisa tercapai, kendati beberapa kalangan mengkhawatirkan terganggunya produksi akibat curah hujan yang cukup tinggi.

Hal itu, kata dia, karena BUMN tambang itu tidak hanya
mengandalkan satu area penambangan untuk mencapai target produksi batu bara perusahaan.

Menurut dia, dengan empat blok wilayah tambang, yakni Tambang Air Laya, Muara Tiga Besar Utara, Muara Tiga Besar Selatan, dan Banko Barat seluas 13.000 ha dari total 60.000 ha lahan PTBA, cukup besar memberikan kontribusi terhadap produksi total perusahaan.

Sumber : BISNIS.COM

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: