Skip to content

harga batu item mele$4+ … 141210

Desember 13, 2010

China and India may increase imports of coal by 78 percent to 337 million metric tons next year, further driving up prices from the highest in two years and diverting supplies from Europe to Asia.

China may buy 233 million tons more of the fuel than it exports next year, up from net imports of 143 million in 2010, Citigroup Inc. said in a Nov. 29 report. India faces a shortfall of 104 million tons in the 12 months ending March 2012, mjunction Services Ltd., a Kolkata-based commodity trader, said in a note on Dec. 6, citing Coal Minister Sriprakash Jaiswal.

Asia’s two fastest-growing major economies are burning more of the fuel as economic expansion raises demand for electricity. The International Monetary Fund forecasts that China’s gross domestic product will next year expand 9.6 percent and India 8.4 percent. China added about 51 gigawatts of coal-fired capacity last year, more than half the total capacity of the U.K., according to data from Daiwa Capital Markets and the U.S. Energy Department.

“All the indications are for increased demand in 2011,” Andrew Harrington, an analyst at Patersons Securities Ltd. in Sydney, said in a Dec. 9 interview. “China has become much more important especially because of the expectations that they will be unable to meet their own needs from domestic supply.”

Sumber : BLOOMBERG.COM
Harga batubara mencetak rekor terbarunya selama setahun, setelah mengalami kenaikan secara berturut-turut selama tiga hari. Harga batubara di ICE Futures untuk pengiriman Maret 2011 ditransaksikan pada posisi US$ 116,75 per metrik ton. Harga ini naik 1,30% dibanding sehari sebelumnya yang sebesar US$ 115,25 per metrik ton

Ibrahim, Analis Askap Futures mengatakan, harga batubara masih memiliki potensi untuk terus mengalami kenaikan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal itu. Diantaranya, kenaikan kebutuhan China yang menggunakan 80% batubara untuk pembakit listriknya.

Herry Setyawan, analis Indosukses Futures menambahkan kenaikan harga batubara pada akhir tahun adalah siklus tahunan. Sebab permintaan mengalami kenaikan karena banyak negara yang mengalami musim dingin. “Apalagi tahun ini Eropa mengalami cuaca ekstrim, suhunya lebih dingin dari biasanya,” katanya.

Selain itu, menurut Ibrahim, hambatan cuaca buruk menyebabkan pengiriman tertunda. Misalnya saja masalah cuaca di Australia. Catatan saja Australia adalah pengimpor terbesar batubara yang digunakan untuk sumber energi pembuatan baja, dan berkontribusi terhadap 40% perdagangan batubara dunia. Negara ini menempati urutan kedua untuk ekspor batubara yang digunakan sebagai sumber energi setelah Indonesia.

Sumber : KONTAN.CO.ID

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: