Skip to content

angkutan batubara, pentinK … 210111

Januari 21, 2011

Angkutan Kereta Api untuk Batu Bara, Mendesak Dilakukan
KAMIS, 13 JANUARI 2011 | 11:13 WIB

TEMPO Interaktif, Cirebon – Penggunaan kereta api untuk mengangkut batu bara mendesak dilakukan. Tujuannya untuk menghindari kerusakan jalan serta kemacetan jalan yang dilewati angkutan batu bara.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (BKPP) Wilayah Cirebon, Ano Sutrisno, Kamis (13/1) dalam seminar sistem transportasi angkutan darat di Cirebon. “Penggunaan kereta api untuk mengangkut batu bara dari Pelabuhan Cirebon ke Bandung mendesak dilakukan,” katanya.

Dijelaskan Ano, selama ini pabrik tekstil di Bandung, Jabar, mendapatkan pasokan batu bara yang dibongkar dari Pelabuhan Cirebon. “Untuk membawa batu bara itu saat ini masih menggunakan truk-truk yang melewati jalan raya,” katanya.

Seringkali truk-truk angkutan itu, kata Ano, membawa batu bara yang melebihi tonase yang diizinkan. “Tonase yang diizinkan sebanyak 8,2 ton,” katanya. Namun kenyataannya banyak truk yang membawa muatan batu bara melebihi aturan tersebut.

Akibatnya, jalan pun banyak yang rusak. “Jalan Cadas Pangeran saja sekarang sudah turun beberapa centimeter,” kata Ano.

Angkutan batu bara dengan truk, kata dia, juga membuat lalu lintas di sepanjang jalur Cirebon-Bandung macet, dan waktu tempuhnya menjadi lama. “Sekarang sudah tidak bisa lagi Cirebon-Bandung ditempuh empat jam, kecuali dengan pengawalan,” kata Ano.

Karena itu, dibutuhkan angkutan alternatif untuk mengangkut batu bara ke Bandung. “Alternatif yang memungkinkan adalah menggunakan kereta api,” ujarnya.

Untuk mewujutkan angkutan kereta api itu, kata Ano, kini Provinsi Jabar sudah membebaskan lahan untuk jalur KA di daerah Bungur, Purwakarta. “Nantinya akan dibangun infrastruktur rel kereta api oleh Departemen Perhubungan,” katanya.

Dengan jalur KA yang baru itu, kata dia, kereta api yang membawa batu bara tidak akan melewati Cikampek, tapi lewat Bungur lalu langsung ke Bandung. Ditargetkan 2012 pembangunan rel di Bungur sudah selesai, dan tranportasi KA untuk mengangkut batu bara dari Pelabuhan Cirebon ke Bandung bisa dioperasikan.

Kepala PT. Kereta Api Daerah Operasi (Daop) III Cirebon, Muhardjito menambahkan, saat ini infrastruktur kereta api untuk membawa batu bara dari Pelabuhan Cirebon ke Bandung sudah siap. “Kami tengah menyiapkan infrastruktur pengangkutan batu bara tersebut,” katanya.

Dijelaskan Muhardjito, satu rangkaian kereta api, bisa mengangkut 800 ton batu bara atau setara dengan 32 truk dengan daya angkut 25 ton setiap truknya. “Ini tentu sangat menghemat ongkos pengangkutan,” kata Muhardjito.

IVANSYAH

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: