Skip to content

paling MURAH, neh, indy … 260411

April 26, 2011

saham sektor batubara tahun ini menjanjikan keuntungan (gain) yang menggiurkan, seiring kenaikan harga emas hitam itu di pasar global.

Namun, dari sekian banyak saham batubara di Asia Tenggara, Credit Suisse (CS) menjadikan saham PT Indika Energy Tbk (INDY) sebagai pilihan teratas (top pick) dengan potensi gain tertinggi. Saham INDY dinilai memiliki katalis yang lebih kuat dibanding emiten lainnya.

Selain itu, price earning ratio (PER) INDY saat ini merupakan yang termurah di Asia Tenggara. PER INDY saat ini mencapai 9,9 kali, jauh lebih rendah dibanding saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sebesar 17.7 kali.

Berangkat dari sini, CS berani memasang rating outperform untuk INDY dengan potensi gain sekitar 36%. Artinya, penguatan harga saham INDY bisa melampaui indeks harga saham gabungan (IHSG). Di saat yang sama, CS memangkas rating ADRO menjadi underperform sekaligus menurunkan target harga dari Rp 2.600 menjadi Rp 2.050.

Rating positif bukan hanya diberikan CS, tapi juga oleh Deutsche Bank (DB) dan PT Danareksa Sekuritas.

Indika tahun ini akan diuntungkan dengan harga batubara. Dari kalkukasi CS, hargabatubara termal tahun ini bakal menyentuh US$ 130/ton, sehingga bakal mengerek harga jual rata-rata (average selling price/ASP) Indika.

Selain lonjakan harga jual, akuisisi PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) akan berdampak positif terhadap Indika.

Sumber : INVESTORINDONESIA

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: