Skip to content

dilema 310 JT TON batu item … 250212

Februari 25, 2012

Simalakama Bernama Batu Bara

Oleh: Jagad Ananda
Ekonomi – Sabtu, 25 Februari 2012 | 09:00 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Membanjirnya investor asing yang menanamkan modalnya di pertambangan batubara, membuat sejumlah kalangan semakin cemas. Mereka khawatir, cadangan batubara negeri ini yang jumlahnya ‘tidak seberapa’, akan cepat habis.

Sehingga, kelak Indonesia akan muncul sebagai negara net importir untuk batubara. Padahal, harga bahan bakar yang satu ini, terus membumbung seiring menguatnya harga minyak bumi. Saat ini saja, harga batubara telah mencapai kisaran US$110 per ton, atau naik lebih dari 55% dibanding awal tahun lalu. Dan angka ini diyakini akan terus menanjak. Paling tidak, harga masih akan naik sebesar 10 hingga 15%.

Jadi, pantas kalau banyak yang khawatir, cadangan batubara akan segera habis. Sebab, ‘semangat’ pengusaha untuk menjaring keuntungan dari tambang yang satu ini makin menggebu-gebu. Tahun ini diprediksi produksi batubara nasional akan meningkat sekitar 10% dari tahun lalu menjadi 370 juta ton.

Nah, kalau yang diungkapkan Kementrian ESDM benar adanya, bahwa cadangan terbukti yang dimiliki sebesar 21,1 miliar ton, maka tambang batubara akan segera habis dalam waktu paling lama 60 tahun. Itu pun dengan catatan jika penggalian tidak dilakukan dengan membabi buta.

Itu sebabnya, Masyarakat Pertambangan Indonesia menyarankan agar pemerintah tak perlu malu untuk meniru China. Kendati memiliki cadangan hingga 115 miliar ton (ketiga terbesar di dunia setelah Amerika Utara dan Rusia), China kini agresif mencari tambang di manca negara. Tak ada batubaranya yang diekspor.

Bahkan China merupakan salah satu konsumen terbesar batubara Indonesia, yang setiap tahunnya mengekspor lebih dari 310 juta ton. Kelihatannya, setelah selama dua dasawarsa tampil sebagai eksportir terbesar di dunia, China akhirnya sadar untuk menghemat cadangan batubaranya. Nah, lantas kapan Pemerintah Indonesia mau sadar?

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: