Skip to content

harga batUbarA … 200513 (Hepi KEBANGKITAN nasional)

Mei 20, 2013

Fluktuasi tinggi komoditas energi
Oleh Agung Jatmiko – Senin, 20 Mei 2013 | 07:52 WIB

kontan

JAKARTA. Harga beberapa komoditas energi rebound sejak akhir April lalu hingga kini. Minyak mentah dan batubara merupakan komoditas energi yang mengalami penguatan, sedangkan harga gas alam turun cukup signifikan.
strong>Minyak
Harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni 2013 di Bursa Nymex, Jumat (17/5) pukul 17.00 WIB, ada di
US$ 96,02 per barel, naik 2,74% dibanding akhir April.
Nizar Hilmy, analis SoeGee Futures menjelaskan, volatilitas pergerakan harga minyak saat ini masih tinggi. Sejak awal tahun, penguatan dan pelemahan selalu bergantian setiap bulannya. Menurutnya, harga minyak saat ini sedang berada dalam proses mencari keseimbangan yang baru.
Ia memprediksi, di akhir kuartal II ini, harga minyak cenderung menguat terbatas, di kisaran US$ 84 – US$ 99 per barel, dan menguat terbatas antara US$ 90 – US$ 100 per barel di akhir tahun.

Batubara
Harga batubara untuk pengiriman Juni 2013 di Bursa ICE Eropa, Jumat (17/5) menguat tipis 0,64% jadi US$ 86,85 per metrik ton, dibanding akhir April lalu. Tapi, penguatan itu cuma sementara.
Kiswoyo Adi Joe, Managing Partner Investa Saran Mandiri melihat, ada beberapa faktor fundamental yang berpotensi menurunkan harga batubara.
Masalah utama yang akan dihadapi batubara adalah masalah kelebihan pasokan dan aturan impor baru dari China yang menentukan minimal kalori batubara impor bagi perusahaan China.
Ia memprediksi, harga batubara akan cenderung turun di US$ 80 – US$ 89 per metrik ton di akhir tahun. “Bahkan harga berpotensi turun di bawah US$ 80 per metrik ton bila kelebihan pasokan tidak terselesaikan,” kata dia.

Gas alam
Tidak seperti dua komoditas energi lain, harga gas alam untuk pengiriman Juni 2013, Jumat (17/5), justru turun 6,63% menjadi US$ 4,055 per mmbtu dibanding akhir April.
Ibrahim, analis Harvest International Futures berpendapat, penurunan harga gas alam itu disebabkan oleh pergantian musim. Tapi, harga gas alam akan menguat karena kebutuhan energi musim dingin di akhir tahun.
Ia memprediksi, hingga akhir kuartal II ini, harga gas alam akan melemah ke kisaran US$ 3,47 – US$ 4,04 per mmbtu dan kembali menguat ke kisaran US$ 3,61 – US$ 5,81 per mmbtu di akhir 2013.

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: