Skip to content

pln @BATUBARA … 191012_160315

Maret 16, 2015

JAKARTA okezone – Ketidakmampuan PT PLN (persero) untuk menyerap produksi batu bara nasional menjadi penyebab produsen memilih ekspor.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang dimiliki PLN sangat minim.

“Hampir 80 persen batu bara kita diekspor ke luar negeri karena keterbatasan pembangkit milik PLN. PLN hanya mampu menyerap 80 juta ton dari produksi nasional yang mencapai 400 juta ton,” ujarnya dalam diskusi bertajuk Energi Kita, di Cikini, Jakarta, Minggu (15/3/2015).

Padahal, banyak produsen batu bara yang lebih menginginkan batu baranya dibeli PLN. Hal tersebut lantaran harga komoditas batu bara di luar negeri sedang turun. Sayangnya PLN tidak bisa menyerap produksi batu bara tersebut. Kondisi ini membuat produsen batu bara gigit jari dan memilih mengekspor produknya.

“Kalau kayak sekarang harga batu bara rendah. Produsen batu bara ingin menjual ke PLN. Tapi PLN hanya mampu menyerap katakanlah 70 juta ton. PLN itu belum mampu menyerap batu bara dalam negeri,” jelasnya.

Fabby menjelaskan, jumlah kebutuhan batu bara nasional untuk pembangkit listrik diperkirakan mencapai 150 juta ton. Angka tersebut bakal terpenuhi dengan produksi nasional saat ini yang mencapai 400 juta ton.

Pihaknya berharap PLN membangun pembangkit listrik batu bara lebih banyak lagi.

“Makanya regulasinya harus diubah. Kita perlu rasional juga ya. Energi juga terbatas,” tandasnya.

(rzk)

 

Bos PLN: 50% Pembangkit Listrik RI Pakai Batubara
Wiji Nurhayat – detikfinance
Kamis, 18/10/2012 17:41 WIB

Cirebon – PT PLN (Persero) menyatakan 50% pembangkit listrik di tanah air sudah menggunakan bahan bakar batubara. Perusahaan listrik plat merah ini berencana menekan penggunaan BBM.

Demikian disampaikan Direktur Utama PLN Nur Pamudji saat ditemui usai peresmian PLTU berkapasitas 1 X 660 megawatt (MW) di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (18/10/2012).

“Sebanyak 50% itu batubara dan 5% geothermal (panas bumi), sisanya yang lain,” kata Pamudji.

Penggunaan batubara sebagai bahan bakar pembangkit listrik adalah salah satu jalan efektif di tengah membengkaknya subsidi BBM yang diberikan pemerintah.

Di 2012, pemerintah mengalokasikan dana Rp 300 triliun untuk subsidi energi. Dari dana tersebut, Rp 200 triliun digunakan untuk subsidi BBM dan Rp 100 triliun untuk subsidi listrik. Pamudji mengatakan, sebesar 62% pembangkit listrik di Jawa-Bali menggunakan bahan bakar batubara.

“Jawa-Bali itu 62% dari batubara, geothermal hanya 6%,” tuturnya.

PLN terus memperluas jaringan listrik ke seluruh nusantara. Pamudji mengaku, saat ini sudah ada 73% rumah tangga di tanah air teraliri arus listrik.

“Ada 73% yang sudah teraliri, itu berarti masih ada 12 juta rumah tangga yang belum teraliri listrik,” tegasnya.

(wij/dnl)
Konsumsi BBM PLN Terus Turun
Konsumsi BBM PLN turun 24,7 persen dibanding tahun lalu.
Senin, 15 Oktober 2012, 10:05 Nur Farida Ahniar, Iwan Kurniawan

VIVAnews – Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) untuk pembangkit listrik perusahaan listrik pelat merah, PT Perusahaan Listrik Negara, terus menurun. PLN merencanakan untuk membakar BBM sebanyak 7,4 juta kiloliter sepanjang 2012.

Dalam data yang dilansir PLN, hingga September 2012, PLN telah membakar 6,4 juta kiloliter BBM atau 86 persen dari rencana 2012 sebanyak 7,4 juta kiloliter. Namun, jika dibandingkan dengan penggunaan konsumsi BBM periode yang sama tahun lalu, konsumsi BBM PLN turun 24,7 persen dari 8,5 juta kiloliter per September 2011.

Berbanding terbalik dengan BBM, penggunaan gas PLN pada 2012 naik. Hingga September 2012, PLN telah menggunakan gas sebanyak 262.1 TBTU atau naik 20,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. PLN telah menggunakan 76 persen alokasi gas dari rencana 2012 sebanyak 344,8 TBTU.

Sementara itu, untuk penggunaan batu bara bagi pembangkit PLN juga terdapat kenaikan cukup signifikan. Per September 2012, PLN telah menggunakan 25,8 juta ton batu bara atau melonjak 24.6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. PLN merencanakan untuk menggunakan 38,1 juta ton batu bara sepanjang 2012 dan PLN telah menggunakan 67,7 persen dari alokasi per September 2012.

PLN terus berkomitmen untuk mengurangi penggunaan BBM. Dalam rencana perseroan, pada 2015, penggunaan BBM dalam bauran energi hanya tersisa 1 persen. PLN akan mulai menggenjot penggunaan batu bara dan gas sebagai substitusi penggunaan BBM. (art)

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: