Skip to content

ptro, anak usaha indy… 250511_270716

Juli 26, 2016

big-dancing-banana-smiley-emoticon

Jakarta berita1- PT Petrosea Tbk melalui Petrosea Offshore Supply Base (POSB) yang berlokasi di Tanjung Batu, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Maret 2016 secara resmi telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai salah satu pusat logistik berikat (PLB) di Indonesia. Saat ini area PLB yang tersedia di POSB Tanjung Batu, Balikpapan, mencapai 62.100 meter persegi (m2), terdiri dari 40.000 m2 area daratan dan 22.100 m2 area lepas pantai.

Sejak Rabu 13 Juli 2016 lalu, salah satu jackup rig Hakuryu 10  milik Japan Drilling Indonesia memasuki wilayah pusat logistik berikat milik Petrosea di Tanjung Batu, Balikpapan, Kalimantan Timur. Sebelumnya, Hakuryu 10 beroperasi di blok Mahakam untuk Total EP Indonesie. Setelah menyelesaikan kontrak pada pertengahan Juli, sesuai dengan peraturan yang berlaku, Hakuryu 10 berencana untuk keluar dari wilayah perairan Indonesia.

“Ini merupakan wujud nyata proyek perdana PLB Petrosea. Sejak 2005, POSB telah memberikan pelayanan bagi kegiatan sektor migas untuk wilayah sekitar dan diharapkan dapat menjadi hub logistik bagi kawasan Asia Pasifik,” demikiam keterangan tertulis Petrosea yang diterima redaksi, Jumat (15/7).

PLB merupakan salah satu implementasi paket kebijakan ekonomi jilid II yang memungkinkan Indonesia menjadi hub logistik internasional. Dengan menggunakan fasilitas PLB, pengguna fasilitas ini memperoleh manfaat biaya logistik yang lebih murah karena tidak perlu melakukan re-ekspor dan juga membantu menyediakan layanan re-impor ketika rig akan kembali bekerja di wilayah Indonesia. Biaya mobilisasi akan berkurang secara signifikan, sehingga memberikan pengaruh langsung terhadap efisiensi biaya dan menurunkan cost recovery secara langsung.

Pemanfaatan PLB Petrosea tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan terus-menerus dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, kantor wilayah dan kantor pelayanan Balikpapan. Pencapaian kinerja ini akan terus diikuti pencapaian kinerja lainnya sesuai dengan misi pemerintah dan diharapkan mampu memperlancar arus logistik dan menekan biaya logistik agar lebih murah. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi dapat meningkat dan diharapkan mampu menjadi hub logistik di Asia-Pasifik.

“Petrosea berkomitmen untuk terus mengembangkan PLB dan berencana untuk membangun beberapa area PLB lainnya di wilayah timur Indonesia,” demikian Petrosea.

Jenis layanan lainnya yang dapat diberikan Petrosea, di antaranya layanan komprehensif logistik bongkar muat dan jasa penyimpanan dalam di hub logistik POSB berikat, berthing & quayside, warehouse, marine scheduling, OCTG storage & inspection, rigging, cargo carrying units, waste consolidation services, dan layanan lainnya, seperti oil spill response, on-site medical support,dan jasa transportasi.

Keunggulan Petrosea lainnya ada pada kemampuan untuk menyediakan jasa pertambangan terpadu yang didukung oleh kemampuan rekayasa, konstruksi, dan jasa logistik yang terintegrasi, serta berkomitmen penuh terhadap penerapan keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan (K3L), manajemen mutu, integritas bisnis, serta corporate social responsibility (CSR) di area pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan lingkungan.

Petrosea telah tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX: PTRO) sejak 1990, dan merupakan perusahaan terbuka pertama di bidang rekayasa dan konstruksi di Indonesia. Petrosea didukung penuh oleh pemegang saham utamanya, PT Indika Energy Tbk yang merupakan perusahaan energi di Indonesia yang menyediakan solusi energi terpadu melalui investasi di bidang sumber daya energi, jasa, dan infrastruktur.

Anselmus Bata/AB

BeritaSatu.com

buttrock

Jakarta berita1– Emiten jasa pertambangan, PT Petrosea Tbk (PTRO) meraih kontrak baru jasa pertambangan dan sewa peralatan senilai Rp 2,4 triliun. Perseroan menandatangani kontrak tersebut pada 13 Mei 2016.

Presiden Direktur Petrosea Hanifa Indradjaya mengungkapkan, perseroan mendapatkan kontrak tersebut dari PT Binuang Mitra Bersama Blok Dua. Petrosea tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Binuang Bersama. “Jangka waktu kontrak selama empat tahun,” jelas Hanifa dalam keterangan resminya, Senin (16/5).

Dia melanjutkan, perolehan kontrak tersebut menambah pendapatan keuangan dan ruang lingkup pekerjaan.

Sementara itu, perseroan berencana meningkatkan kontribusi pendapatan dari sektor non-batu bara hingga sebesar 40 persen dari total pendapatan dalam dua hingga tiga tahun mendatang. Tahun lalu pendapatan perseroan dari sektor batu bara sebesar 70 persen dari total pendapatan.

Direktur Petrosea Kurnia Ariawan mengatakan, perseroan akan meningkatkan diversifikasi bisnisnya melalui sektor jasa rekayasa dan manajemen proyek. Sebelum fokus di bisnis kontraktor batu bara, perseroan lebih dikenal sebagai perusahaan jasa dan rekayasa proyek. “Jadi bisnis itu sebelumnya tetap ada,” jelas Kurnia.

Pada 2015, sektor bisnis tersebut berkontribusi sebesar 12,9 persen dari total pendapatan. Pendapatan perseroan dari sektor itu pada 2015 adalah US$ 26,7 juta. Tahun lalu kontrak perseroan dari jasa rekayasa dan manajemen proyek di antaranya berasal dari pembangunan tanggul PT Freeport Indonesia, pekerjaan perbaikan konstruksi konveyor bongkar muat PT Indonesia Bulk Terminal dan konstruksi akses jalan ke proyk batubara PT Maruwai Coal.

Kurnia mengungkapkan, pekerjaan yang dilakukan sebagian besar merupakan pembangunan jalan. “Banyak proyek sipil yang kita kerjakan, tetapi kita tidak menutup proyek-proyek lain dari jasa rekayasa proyek,” katanya.

Dia melanjutkan, secara organisasi perseroan mulai mengembangkan organisasi sektor bisnis itu dan sudah mulai ikut tender-tender besar. Dia berharap bisnis tersebut dapat berkembang menjadi bisnis yang bagus bagi perseroan di masa akan datang.

 

Muhammad Rausyan Fikry/WBP

Investor Daily

 

TEMPO.CO, Jakarta

ezgif.com-resize

Emiten pertambangan PT Petrosea Tbk. (PTRO) membagikan dividen final tahun buku 2014 sebesar US$1,68 juta setara dengan Rp21,9 miliar.

 

Mochamad Kurnia Ariawan, Direktur Keuangan Petrosea, mengatakan pembagian dividen final diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 20 April 2015. Dividen dibagikan bagi 1,008 miliar saham yang ditempatkan dan disetor penuh.

 

“Dividen sebesar US$0,00168 per lembar saham berdasarkan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada 30 April 2015 saat recording date,” ungkapnya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (22/4/2015).

 

Dividen final tahun buku 2014 tersebut dibayarkan secara tunai kepada seluruh pemegang saham. Akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi pada 27 April 2015 dan di pasar tunai pada 30 April 2015.

 

Awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan negosiasi pada 28 April 2015 dan di pasar tunai pada 4 Mei 2015. Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen (recording date) pada 30 April 2015 dan pembayaran dividen pada 22 Mei 2015.

 

BISNIS

Emoticons0051

Rabu, 25/05/2011 18:12 WIB
Petrosea Bagi Dividen Rp 1.195 per Saham
Whery Enggo Prayogi – detikFinance

Jakarta – PT Petrosea Tbk (PTRO) membagikan dividen Rp 1.195,5 per lembar saham, atau setara dengan Rp 120,578 miliar.

Menurut hasil RUPS Tahunan Petrosea, pemegang saham menyepakati pembagian dividen Rp 120,57 miliar atau setara dengan 33,33% dari laba bersih di tahun buku 2010, US$ 42,2 juta.

“Hasil RUPST pembagian dividen sebesar Rp 1.195,5 per lembar saham. Maka total nilai dividen yang dibagikan perusahaan adalah sebesar Rp 120,578 miliar,” kata Presiden Direktur PTRO, Wadyono Suliantoro, di Jakarta, Rabu (25/5/2011).

Pembagian dividen akan dilakukan pada bulan Juli 2011. Sepanjang tahun lalu, PTRO membukukan pendapatan US$ 186,9 juta dengan laba bersih US$ 42,2 juta.

Wadyono menambahkan, kinerja laba bersih akibat strategi perusahaan yang fokus pada sektor usaha inti.

“Strategi kami untuk fokus pada sektor usaha inti berjalan cukup baik. Berbakal peremajaan armada dan peralatan, strategi ‘pit to port’ untuk pertambangan batubara, kapasitas keuangan yang memadai,” tambah Wadyono.

(wep/ang)

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: