Skip to content

Rugi US$ 16,31 Jt @1ndy … 250714_021116

November 1, 2016

Bisnis.com, JAKARTA–Emiten investasi pertambangan PT Indika Energy Tbk. (INDY) mencatatkan penyusutan kerugian bersih 35,8% menjadi US$16,31 juta pada kuartal III/2016 dari US$25,44 juta.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dirilis Selasa (1/11/2016), disebutkan pendapatan yang diraup emiten bersandi saham INDY itu merosot 32,8% menjadi US$567,7 juta dari US$845,28 juta.


Ilustrasi – Bisnis

Akan tetapi, beban pokok kontrak dan penjualan berhasil ditekan 33,23% menjadi US$511,13 juta dari US$765,61 juta. Namun, laba kotor tak mampu tertolong dengan penurunan 29,53% menjadi US$56,57 juta dari US$79,67 juta.

Meski demikian, rugi sebelum pajak berhasil menyusut 14,4% menjadi US$30,92 juta dari US$34,55 juta. Komponen lain-lain bersih menjadi penolong, yang sebelumnya rugi hingga US$15,23 juta, kini laba US$5,06 juta.

Hingga 30 September 2016, jumlah aset Indika Energy mencapai US$1,97 miliar dari akhir tahun lalu US$2,15 miliar. Liabilitas US$1,17 miliar dari US$1,31 miliar dan ekuitas US$803,9 juta dari US$831,54 juta.

lol

Jakarta – Produsen batubara, PT Indika Energy Tbk (INDY) hingga semester I-2014 berhasil membukukan laba bersih US$ 8,49 juta. Perolehan ini menunjukkan membaiknya kinerja perseroan dibandingkan dengan rugi bersih pada semester I-2013 yang sebesar US$ 7,93 juta.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis, Kamis (24/7), kenaikan laba bersih diikuti meningkatnya pendapatan sebesar 26,57 persen menjadi US$ 523,0 juta, dari pendapatan semester I-2013 sebesar US$ 413,2 juta.

Dari total pendapatan tersebut, kontribusi pendapatan kontrak dan jasa sebesar US$ 468,2 juta, naik dari periode sama tahun lalu US$ 411,4 juta. Sementara penjualan batubara melonjak signifikan dari US$ 1,76 juta, menjadi US$ 54,84 juta.

Selama Januari-Juni 2014, beban pokok perseroan juga mengalami kenaikan dari US$ 323,9 juta menjadi US$ 425,2 juta. Sementara total lialibilitas tercatat sebesar US$ 1,36 miliar, tidak berbeda jauh dari periode tahun lalu.

Hingga Juni 2014, total aset perusahaan jasa pertambangan ini mencapai US$ 2,31 miliar, sedangkan kas dan setara kas perseroan sebesar US$ 319,1 juta.

Adapun tahun ini, Indika Energy terus menggenjot produksi batubara lewat dua anak usaha, yaitu PT Kideco Jaya Agung (Kideco) dan PT Santan Batubara (Santan). Perseroan menargetkan produksi sebesar 41 juta ton, naik dari produksi batubara pada tahun lalu yang sebesar 39,1 juta ton.

http://www.beritasatu.com/pasar-modal/199063-semester-i-laba-indika-menguat-menjadi-us-849-juta.html

Sumber : BERITASATU.COM

ets-small

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: