Skip to content

indy BERAKSI@utank … 120411_130417

April 13, 2017

long jump icon

JAKARTA OKezone – Lembaga rating Moody’s Investors Service menaikkan rating obligasi yang diterbitkan oleh PT Indika Energy Tbk (INDY). Surat utang berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) sebesar USD265 juta tersebut disematkan peringkat B2 dari sebelumnya Caa1.

Kenikan rating itu juga seiring dengan naiknya nilai obligasi yang dikeluarkan perseroan, di mana sebelumnya perusahaan mengajukan untuk mengeluarkan obligasi senilai USD225 juta. Pada saat bersamaan, Moody’s juga meningkatkan peringkat beberapa obligasi yang dikeluarkan oleh anak usaha Indika Energy menjadi B2 dari sebelumnya Caa1.

Adapun obligasi yang dikeluarkan oleh anak usaha Indika Energy, yakni Indo Energy Finance B.V senilai USD171 juta, Energy Finance II B.V sebesar USD500 juta, Indika Energy Capital II Pte Ltd dengan jumlah USD265 juta.

”Kenaikan peringkat untuk Indika Energy mencerminkan peningkatan yang signifikan untuk profil likuiditas perusahaan dan profil utang jatuh tempo perusahaan yang mengikuti keberhasilan Indika Energy dalam merombak utang yang jatuh pada 2018,” ujar Asisten Wakil Presiden Moody’s, Rachel Chua, seperti dikutip lamannya di Jakarta.

Seperti diketahui, Indika Energy telah menerbitkan obligasi pada 10 April lalu sebesar USD265 juta untuk membayar utang jatuh tempo sebesar USD171 juta pada Mei 2018. Ini otomatis akan memperpanjang utang jatuh tempo perseroan hingga 2022 mendatang.

”Peningkatan ini mencerminkan harapan kami bahwa profil keuangan perusahaan pada 2017-2018 akan membantu perolehan kontrak pada anak usaha, yakni Tripatra dan Petrosea. Kami berharap, rasio utang Indika Energy secara konsolidasi 4,5-5 kali selama dua tahun ke depan,” papar Chua.

Lebih lanjut Chua menjelaskan, pemberian rating ini telah memperhitungkan komitmen Indika Energy untuk tetap menyeimbangkan profil risikonya di tengah harga batu bara yang masih bergerak volatile. Peringkat yang diberikan oleh Moody’s ini bisa berubah sewaktu-waktu bergantung dari kondisi rasio utang dan keuangan perusahaan.

Peringkat dapat naik jika rasio utang turun dibawah 4 kali. Namun, jika rasio meningkat lebih dari 5,5 kali maka bukan tidak mungkin Moody’s akan menurunkan peringkat dari posisi saat ini.

”Jika likuiditas perusahaan memburuk, harga batu bara turun, laverage meningkat lebih dari 5,5 kali, sehingga saldo kas perusahaan turun dibawah USD100 juta. Hal itu bisa menyebabkan turun peringkat,” kata Chua.

(mrt)

lol

Bisnis.com, JAKARTA–Emiten milik keluarga Sudwikatmono PT Indika Energy Tbk. memiliki sisa obligasi yang akan jatuh tempo pada 2018 senilai US$171,4 juta, dan perseroan membuka kemungkinan untuk melakukan refinancing.

Direktur Keuangan Indika Energy Azis Armand mengatakan total sisa obligasi perseroan yang jatuh tempo pada 2018 mencapai US$171,4 juta. Perseroan telah melunasi lebih awal utang obligasi senilai US$128,5 juta pada akhir tahun lalu.

“Manajemen terus mengkaji dan membuka kemungkinan-kemungkinan terkait refinancingobligasi tersebut,” katanya kepada Bisnis.com, Selasa (13/9/2016).

Dalam laporan keuangan emiten bersandi saham INDY, disebutkan total utang jatuh tempo dari pinjaman bank dan obligasi tahun ini mencapai US$198,54 juta atau lebih rendah 16,95% dari akhir tahun lalu US$239,07 juta.

Pinjaman bank jangka pendek yang jatuh tempo tahun ini berkurang 20,31% menjadi US$163,35 juta dari US$205,01 juta. Utang obligasi tercatat stagnan senilai US$15,76 juta.

Sementara utang bank jangka panjang yang dikurangi bagian jatuh tempo setahun mencapai US$30,47 juta dari US$52,38 juta. Utang obligasi jangka panjang bersih mencapai US$652,22 juta, naik tipis 0,4% dari akhir tahun lalu US$649,11 juta.

Bila dirinci, obligasi senior notes III tahun 2011 memiliki nilai US$171,42 juta dan senior notes IV tahun 2013 sebesar US$500 juta. Seluruh nilai obligasi dan bunga mencapai US$667,98 juta.

Senior notes III tahun 2011 diterbitkan pada 5 Mei 2011 oleh Indo Energy Finance B.V. (IEF BV) senilai US$115 juta. Obligasi tersebut akan jatuh tempo pada Mei 2018.

Obligasi III diterbitkan bersamaan dengan penukaran obligasi I tahun 2007 senilai US$185 juta. Obligasi III tersebut dikenakan bunga 7% per tahun yang tercatat di bursa efek Singapura.

Kemudian, pada 24 Januari 2013, IEF II BV menerbitkan senior notes IV senilai US$500 juta yang akan jatuh tempo pada 2023. Obligasi ini memiliki tingkat bunga 6,375% per tahun dan tercatat di bursa efek Singapura.

Sementara itu, PT Petrosea Tbk. (PTRO) sebagai anak usaha perseroan, memiliki utang jatuh tempo termasuk leasing senilai US$40,94 juta per 30 Juni 2016. Pinjaman tersebut lebih rendah dari akhir tahun lalu US$51,18 juta.

PTRO memiliki pinjaman kepada PT Bank ANZ Indonesia senilai US$6,25 juta dari maksimum plafon US$22,5 juta. Sedangkan, pinjaman kepada Citibank N.A. Indonesia hingga akhir Juni 2016 mencapai US$19,82 juta dari total plafon US$20 juta.

Manajemen INDY mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/Capex) tahun ini senilai US$40,7 juta, lebih rendah 30,6% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu US$58,7 juta. Target produksi juga dipangkas 20% menjadi 32 juta ton hingga 33 juta ton batu bara dari realisasi tahun lalu 40 juta ton.

buttrock

Indo Integrated energy BV, a wholly owned subsidiary of Indika Energy (INDY), has launched an offer to exchange up to US$165 million of its outstanding 8.5% Senior Notes due 2012 for new securities.

The company also seeks a consent solicitation relating to all outstanding 212 Notes and a consent solicitation relating to all outstanding US$230 million 9.75% Senior Notes due 2016.

The primary purpose of the consent solicitation is to make the proposed amendments to the terms of the indenture dated as of May 8, 2007 among Indo Integrated Energy, Indika Energy, and PT Indika Inti Corpindo, and together with Indika, the guarantors, and HSBC Institutional Trust Services.

Indika Energy, co-owner of Kideco Jaya Agung—third largest thermal coal producer in Indonesia, has just completed the acquisition of majority shares of shipping and marine services firm PT Mitrabahtera Segara Sejati (MBSS) Tbk

http://www.theindonesiatoday.com/stocks/9210-indika-launches-exchange-offer-on-us165-million-notes.html

Sumber : Indonesia Today

Iklan

From → Seputar Indy

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: